26 Aug 2026 | Jawa Tengah
Jatengreport
Jateng

Bank Jateng Purbalingga Cetak Laba Rp30 Miliar, Komisi C DPRD Jateng Dorong Penguatan Bisnis

Bintang 07 Agt 2026
Bank Jateng Purbalingga Cetak Laba Rp30 Miliar, Komisi C DPRD Jateng Dorong Penguatan Bisnis

PURBALINGGA (Jatengreport.com) - Bank Jateng Cabang Purbalingga mencatat peningkatan kinerja keuangan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba perseroan mencapai Rp30 miliar, naik dari Rp21 miliar pada Juni.

Pencapaian tersebut mendapat perhatian Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah yang mendorong Bank Jateng terus memperkuat kinerja bisnis sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua Komisi C DPRD Jateng Bambang Haryanto Bachrudin mengatakan, Bank Jateng sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) memiliki peran penting dalam mendukung pendapatan daerah. Karena itu, setiap kantor cabang perlu memiliki strategi untuk meningkatkan efisiensi dan mengembangkan potensi bisnis.

“Sampai saat ini, Bank Jateng masih menjadi BUMD favorit karena kontribusinya untuk Provinsi Jateng. Karena itu, perlu dorongan untuk meningkatkan performanya,” kata Bambang saat berdiskusi dengan jajaran Bank Jateng Purbalingga, belum lama ini.

Kepala Divisi Perencanaan Strategis Bank Jateng Sudiono menyebut kunjungan Komisi C menjadi tambahan motivasi bagi jajaran Bank Jateng Purbalingga untuk meningkatkan kinerja.

Menurutnya, hingga Juni laba Bank Jateng Cabang Purbalingga berada di angka Rp21 miliar dan menempati peringkat ke-41. Setelah memperkuat komitmen terhadap service excellent dan peningkatan pendapatan, laba hingga akhir Juli meningkat menjadi Rp30 miliar.

“Dengan adanya komitmen service excellent untuk peningkatan pendapatan asli daerah, akhir Juli Bank Jateng Cabang Purbalingga mencapai laba Rp30 miliar dan naik peringkat ke posisi 11. Penentuan peringkat berdasarkan performa laba perusahaan,” ujar Sudiono.

Gambar tambahan berita

Pimpinan Cabang Bank Jateng Purbalingga Aji Dewanto mengatakan, pertumbuhan laba secara year on year (YoY) mencapai 14,39 persen. Realisasi tersebut juga telah mencapai 117,13 persen dari target.

“ROA mencapai 5,97 persen, jauh di atas target 2,75 persen. NIM meningkat menjadi 7,06 persen. BOPO turun menjadi 47,15 persen, menunjukkan efisiensi yang sangat baik,” kata Aji.

Dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) berada di level 1,716 persen dan masih dalam kategori sehat.

Meski demikian, Aji mengakui pertumbuhan kinerja tersebut lebih banyak ditopang efisiensi biaya dibandingkan ekspansi bisnis.

Untuk penyaluran kredit, segmen personal loan atau rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar. Porsinya mencapai 79,89 persen dengan nilai sekitar Rp982,29 miliar.

Komisi C DPRD Jateng mengapresiasi peningkatan kinerja Bank Jateng Cabang Purbalingga. Namun, DPRD meminta manajemen tidak berhenti pada efisiensi dan perlu memperkuat strategi bisnis agar pertumbuhan berlangsung secara berkelanjutan.

Bambang juga mendorong peningkatan kreativitas dan inovasi dalam menghimpun dana masyarakat.

“Kreativitas dan inovasi untuk penghimpunan dana perlu diperhatikan lagi sehingga kinerja dan performa bisa lebih bagus,” tegasnya.(Adv)


-
Bagikan

Berita Terkait