26 Jul 2026 | Jawa Tengah
Jatengreport
Jateng

UPGRIS Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Al Hidayah Foundation Thailand Selatan

Bintang 15 Jan 2026
UPGRIS Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Al Hidayah Foundation Thailand Selatan

SEMARANG (Jatengreport.com) – Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari komitmennya menghadirkan pendidikan tinggi yang berdaya saing global. 

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi dengan Al Hidayah Foundation di Thailand Selatan dalam penyelenggaraan Program PPL Internasional dan KKN Internasional yang terintegrasi dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kerja sama ini menjadi wadah bagi mahasiswa UPGRIS untuk memperoleh pengalaman akademik, profesional, dan sosial di lingkungan pendidikan internasional. 

Program dilaksanakan di sejumlah sekolah mitra di wilayah Hat Yai dan sekitarnya dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi sebagai representasi UPGRIS di tingkat global.

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan praktik mengajar dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mengembangkan kompetensi lintas budaya, kemampuan komunikasi internasional, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan sistem pendidikan di negara lain. 

Seluruh aktivitas dirancang untuk mendukung implementasi MBKM sekaligus memperkuat internasionalisasi pendidikan di lingkungan UPGRIS.

Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., mengatakan kolaborasi dengan Al Hidayah Foundation merupakan bagian dari strategi universitas dalam memperluas akses pembelajaran global bagi mahasiswa.

"UPGRIS berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kolaborasi internasional yang memberikan nilai tambah bagi kompetensi lulusan. Program bersama Al Hidayah Foundation menjadi salah satu bentuk nyata implementasi internasionalisasi sekaligus penguatan MBKM," ujarnya.

Program ini juga mengimplementasikan pendekatan IPCSA 5E, yaitu Education, Exchange, Engagement, Empowerment, dan Employability, sebagai kerangka pengembangan berbagai program internasional di UPGRIS.

Melalui aspek Education, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar dalam sistem pendidikan internasional. 

Pada aspek Exchange, terjadi pertukaran pengetahuan, budaya, dan praktik pendidikan antara Indonesia dan Thailand. Sementara itu, aspek Engagement diwujudkan melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan sekolah maupun masyarakat setempat.

Selanjutnya, aspek Empowerment tercermin dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. 

Adapun aspek Employability diperkuat melalui peningkatan keterampilan abad ke-21, kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, serta pengalaman internasional sebagai bekal memasuki dunia kerja global.

Kepala UPT Kerja Sama dan Urusan Internasional (KUI) UPGRIS, Dr. Nur Hidayat, M.Hum., menjelaskan bahwa keberlanjutan kerja sama dengan Al Hidayah Foundation menunjukkan tingginya kepercayaan mitra internasional terhadap kualitas mahasiswa dan sistem pembinaan yang dimiliki UPGRIS.

"Kemitraan ini tidak hanya berorientasi pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang melalui berbagai program akademik lainnya sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi kedua institusi," jelasnya.

Salah seorang peserta program mengaku PPL Internasional dan KKN Internasional di Thailand Selatan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam memperluas wawasan mengenai praktik pendidikan lintas negara.

"Kami belajar beradaptasi dengan budaya yang berbeda, mengembangkan kemampuan komunikasi dalam lingkungan internasional, sekaligus menerapkan kompetensi pedagogik yang telah diperoleh selama kuliah. Pengalaman ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk bersaing di tingkat global," tuturnya.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kerja sama ini juga semakin mempererat hubungan UPGRIS dengan berbagai institusi pendidikan di Thailand Selatan, khususnya di wilayah Hat Yai. Kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan program lanjutan, mulai dari pertukaran dosen, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan program pendidikan internasional.

Melalui penguatan kerja sama internasional bersama Al Hidayah Foundation, UPGRIS terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, berwawasan global, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional. 

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa internasionalisasi tidak hanya dimaknai sebagai mobilitas akademik, tetapi juga sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, mitra, dan masyarakat internasional sesuai semangat IPCSA 5E.***

-
Bagikan

Berita Terkait