KENDAL (Jatengreport.com) – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat ketersediaan air untuk sektor pertanian guna mengantisipasi potensi kekeringan saat musim tanam padi. Salah satu upaya yang dilakukan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) yakni pembangunan dua titik sumur dalam di Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon.
Pembangunan sumur dalam tersebut berlokasi di Dukuh Legok Sari, area persawahan Blok Bengkok. Program ini didukung anggaran sebesar Rp100 juta dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal untuk pembangunan dua titik sumur dalam.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengatakan bantuan sarana pengairan difokuskan pada wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, terutama untuk mendukung persiapan musim tanam padi.

“ Kami khususkan untuk wilayah-wilayah yang memang berpotensi mengalami kekeringan, terutama untuk persiapan penanaman padi. Beberapa wilayah kami berikan bantuan sumur bor, irigasi perpipaan, maupun sumur dalam. Semuanya tergantung kondisi lokasi dan sistem pengairan yang paling memungkinkan,” ujar Pandu.
Menurutnya, Dispertan Kendal juga membuka kesempatan bagi desa maupun kelompok tani di wilayah lain yang masih menghadapi kendala ketersediaan air untuk mengajukan usulan bantuan sarana dan prasarana pertanian.
Pandu mengimbau kelompok tani maupun pihak yang mengetahui adanya kebutuhan fasilitas pengairan agar menyampaikan informasi kepada dinas sehingga dapat diusulkan kepada Kementerian Pertanian.
“Kelompok tani maupun pihak-pihak yang mengetahui adanya kebutuhan sarana dan prasarana pertanian agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada dinas untuk mengusulkan kepada Kementerian Pertanian,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penentuan penerima bantuan tidak semata-mata didasarkan pada jumlah desa, melainkan berdasarkan kebutuhan kelompok tani terhadap fasilitas pengairan.
“Kalau dalam satu desa terdapat dua kelompok tani yang membutuhkan, ya dua-duanya bisa kami usulkan. Kami melihat kebutuhan kelompok tani, bukan semata-mata berdasarkan jumlah desanya,” tandas Pandu.
Sementara itu, Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prastiawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan pembangunan dua titik sumur dalam dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal.
Menurutnya, pembangunan sumur dalam tersebut diharapkan mampu membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan persawahan, khususnya saat menghadapi musim tanam padi.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan pembangunan dua titik sumur dalam dari Dinas Pertanian dengan anggaran sebesar Rp100 juta. Lokasinya berada di Legok Sari, area persawahan Blok Bengkok. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air untuk sawah,” tutur Didik.
Dengan adanya pembangunan sumur dalam tersebut, diharapkan ketersediaan air di area persawahan Desa Pidodokulon dapat lebih terjaga sehingga aktivitas pertanian tetap berjalan optimal saat musim tanam.(eko)