KENDAL (Jatengreport.com) – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 resmi berakhir. Kabupaten Kendal yang menjadi salah satu tuan rumah cabang olahraga sekaligus lokasi penutupan, mengakhiri gelaran pesta olahraga terbesar di Jawa Tengah itu dengan raihan 24 medali emas, 38 perak, dan 54 perunggu.
Rangkaian acara penutupan atau Closing Ceremony Porprov XVII Jawa Tengah 2026 berlangsung meriah di Kabupaten Kendal, Sabtu (31/10/2026). Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Seluruh rangkaian pertandingan dinilai dapat terlaksana dengan tertib, lancar, dan sukses.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal, ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran, KONI Provinsi Jawa Tengah, para bupati dan wali kota, serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan ajang tersebut.
"Kepercayaan Kabupaten Kendal sebagai salah satu tuan rumah beberapa cabang olahraga sekaligus lokasi Closing Ceremony merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi masyarakat Kendal," ungkap Dyah Kartika.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial kontingen kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang telah berjuang, menjunjung tinggi sportivitas, serta berusaha meraih prestasi terbaik selama kompetisi berlangsung.
Dyah berharap capaian para atlet dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga berikutnya, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
" Kami berharap pencapaian para atlet dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga berikutnya, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional," harapnya.
Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan antardaerah, sekaligus momentum menjaring bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Jawa Tengah.
Penyelenggaraan Porprov XVII Jawa Tengah 2026 juga diharapkan menjadi bahan evaluasi pembinaan olahraga prestasi di masing-masing daerah sebagai persiapan menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kendal Subur Isnadi mengatakan, meski Kendal belum berhasil lolos ke target yang diharapkan, kontingen tuan rumah mampu mengumpulkan 24 medali emas, 38 perak, dan 54 perunggu.
Subur menilai seluruh atlet telah berjuang maksimal. Namun, menurutnya, hasil akhir pertandingan juga dipengaruhi faktor keberuntungan.
"Sebenarnya tidak ada kendala apa pun, cuma atlet kita kurang beruntung saja. Semua sudah berusaha semaksimal mungkin, kembali lagi pada keberuntungan," ujar Subur.
Dengan berakhirnya Porprov XVII Jawa Tengah 2026, Kendal tidak hanya menutup perannya sebagai tuan rumah, tetapi juga membawa catatan capaian medali yang menjadi bahan evaluasi untuk pembinaan atlet ke depan. (Eko)