23 Aug 2026 | Jawa Tengah
Jatengreport
Lifestyle

VinFast Siap Hadirkan Pengalaman Elektrifikasi Menyeluruh di GIIAS Surabaya 2026

Aldianza Fatria 21 Agt 2026
VinFast Siap Hadirkan Pengalaman Elektrifikasi Menyeluruh di GIIAS Surabaya 2026

JAKARTA (Jatengreport.com) — Pergelaran otomotif di Surabaya akan segera diramaikan oleh energi hijau. Pada 26–30 Agustus 2026, VinFast akan hadir di GIIAS Surabaya 2026 dengan sesuatu yang lebih dari sekadar pameran kendaraan, yakni pengalaman menyeluruh yang memperlihatkan bagaimana rasanya memiliki dan menggunakan kendaraan listrik di Indonesia, mulai dari proses pembelian hingga berbagai manfaat dan penghematan yang dapat dinikmati dalam jangka panjang, Jumat (21/08)

Bagi konsumen di Surabaya yang dikenal mengutamakan nilai dan kepraktisan, momentum ini menjadi kesempatan yang tepat. Pasar kendaraan listrik di Indonesia kini bukan lagi sekadar segmen khusus, melainkan salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dalam industri otomotif nasional.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) melaporkan bahwa penjualan kendaraan terelektrifikasi melonjak 69,4% pada semester pertama 2026, melampaui 117.000 unit. Sementara itu, penjualan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) meningkat lebih dari 400% secara tahunan (year-on-year) pada periode yang sama.

Secara terpisah, laporan pasar International Council on Clean Transportation (ICCT) yang dirangkum REGlobal menunjukkan penjualan kendaraan listrik di Indonesia meningkat signifikan, dari di bawah 150 unit pada 2020 menjadi sekitar 22.000 unit pada pertengahan 2025. Angka tersebut mencerminkan tren pertumbuhan kendaraan listrik yang terus berlanjut.

Dengan latar belakang tersebut, VinFast hadir di GIIAS Surabaya sebagai merek yang siap menjawab antusiasme pasar yang semakin terbuka terhadap kendaraan listrik.

Desain Booth yang Menggambarkan Seluruh Perjalanan Kepemilikan

Sebagian besar booth pameran dirancang untuk menghadirkan pengalaman sesaat, mulai dari uji coba berkendara, berfoto, hingga melakukan transaksi. Namun, VinFast di GIIAS Surabaya dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai perjalanan kepemilikan kendaraan listrik.

Para pengunjung akan diajak memahami setiap tahapan kepemilikan kendaraan listrik, mulai dari memilih model yang sesuai dengan kebutuhan, memahami cara dan lokasi pengisian daya, melakukan perawatan, hingga memanfaatkan program dukungan pelanggan VinFast.

Pengunjung juga dapat menemukan cara untuk menekan biaya operasional dan bahkan memperoleh penghasilan tambahan dari kendaraan seiring waktu.

Hal tersebut menjadi semakin relevan karena laporan GAIKINDO tahun ini menunjukkan bahwa fleksibilitas dan total biaya kepemilikan, bukan sekadar harga jual, semakin menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian kendaraan di Indonesia.

Dari sisi produk, pengunjung dapat mencoba langsung lini kendaraan VinFast, mulai dari VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, hingga Limo Green. Model-model tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari mobil kota yang kompak hingga MPV keluarga.

Beberapa model juga akan tersedia untuk test drive, sehingga pengunjung dapat merasakan langsung sensasi torsi instan, kabin yang senyap, serta fitur driver assistance, alih-alih hanya mengetahuinya melalui lembar spesifikasi.

Menjawab Keraguan Masyarakat Indonesia terhadap Kendaraan Listrik

Bagi calon pembeli kendaraan listrik di Indonesia, terdapat sejumlah pertimbangan yang kerap menjadi sumber keraguan, di antaranya ketersediaan lokasi pengisian daya, kondisi baterai seiring waktu, serta nilai jual kembali kendaraan.

Booth VinFast dirancang secara khusus untuk menjawab ketiga hal tersebut.

Dalam hal pengisian daya, VinFast menghadirkan mitra pengisian dayanya, V-GREEN, di area pameran. Pengunjung dapat mengetahui lebih jauh mengenai jaringan yang kini telah mencakup ribuan titik pengisian daya aktif di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kebijakan pengisian daya yang tersedia bagi pemilik kendaraan.

Kehadiran V-GREEN sekaligus menjawab salah satu tantangan yang selama ini menjadi perhatian dalam industri kendaraan listrik. Analisis pasar IndexBox memperkirakan terdapat sekitar 2.500–3.500 titik pengisian daya publik yang beroperasi di Indonesia pada 2026, dengan konsentrasi utama di Pulau Jawa dan Sumatra.

Kondisi tersebut secara historis menjadi salah satu faktor yang membatasi adopsi kendaraan listrik berbasis baterai di luar kota-kota besar.

Untuk mengatasi kekhawatiran terkait baterai dan nilai jual kembali, VinFast menyoroti program “Drive Worry Free” yang baru saja diluncurkan. Program tersebut dibangun di atas lima pilar, yakni Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.

Angka-angka konkret di balik program ini menunjukkan sejumlah manfaat, termasuk jaminan nilai jual kembali hingga 80% dari nilai kendaraan, pengisian daya gratis di seluruh jaringan V-GREEN, langganan baterai gratis selama dua tahun, serta kebijakan garansi baterai khusus.

Riset IndexBox yang sama memperkirakan bahwa nilai jual kembali BEV di Indonesia saat ini hanya mencapai 40–55% dari nilai kendaraan berbahan bakar konvensional setelah tiga tahun. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pembeli kendaraan pribadi.

Karena itu, jaminan nilai jual kembali hingga 80% dari VinFast menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan untuk menjawab tantangan utama di pasar.

Menambah Nilai Kendaraan sebagai Peluang Penghasilan

Salah satu bagian booth VinFast yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia adalah pengenalan program “Sewa Jadi Cuan”. Program ini memungkinkan kendaraan VinFast ditawarkan melalui platform resmi sekaligus menambah nilai kendaraan melalui aktivitas penyewaan sebagai peluang penghasilan tambahan.

Di tengah biaya mobilitas yang terus menjadi pertimbangan konsumen, layanan penyewaan kendaraan menawarkan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan akses kendaraan secara fleksibel.

Terlebih, laporan GAIKINDO/Jakarta Globe menunjukkan pasar kendaraan Indonesia secara keseluruhan tumbuh 12% dalam empat bulan pertama 2026, di tengah persaingan yang semakin ketat dari para pemain baru.

Peluang tersebut juga sejalan dengan kebiasaan banyak konsumen Indonesia yang telah aktif memanfaatkan ekosistem layanan ride-hailing dan penyewaan kendaraan yang berkembang di Tanah Air.

Konsumen yang melakukan pembayaran uang muka untuk kendaraan VinFast selama GIIAS Surabaya 2026 juga akan mendapatkan penawaran eksklusif selama pameran, di samping berbagai penawaran menarik yang telah tersedia.

Penawaran tersebut mencakup jaminan nilai jual kembali hingga 80% selama periode kepemilikan, gratis pengisian daya melalui V-GREEN hingga 31 Maret 2029, serta gratis biaya berlangganan baterai selama dua tahun, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

VinFast hadir di Indonesia bukan sebagai pendatang baru yang sekadar ingin mencuri perhatian lalu pergi. Dalam waktu lebih dari dua tahun sejak memasuki pasar Indonesia, VinFast telah memperluas lini produknya, membangun fasilitas perakitan lokal, serta mengembangkan jaringan pengisian daya V-GREEN yang didukung jaringan distribusi dan layanan purnajual yang terus berkembang.

Saat ini, VinFast memiliki lebih dari 40 showroom di seluruh Indonesia, dengan rencana menambah lebih dari 150 showroom dalam periode mendatang. Langkah tersebut menegaskan komitmen jangka panjang VinFast di Indonesia, bukan sekadar strategi pemasaran jangka pendek.

Dengan segmen kendaraan listrik Indonesia yang dikenal sebagai pasar terbesar ketiga di ASEAN dan terus bertumbuh, partisipasi VinFast di GIIAS Surabaya 2026 hadir pada momentum yang tepat.

Bagi masyarakat Surabaya yang tertarik beralih ke kendaraan listrik maupun ingin memahami lebih jauh seperti apa pengalaman kepemilikan kendaraan listrik secara menyeluruh, booth VinFast pada 26–30 Agustus 2026 akan menjadi salah satu destinasi yang dapat dikunjungi dalam ajang tersebut.

-
Bagikan

Berita Terkait