03 Aug 2026 | Jawa Tengah
Jatengreport
Jateng

Diskominfo Kendal Dukung Pengembangan Wisata Kalikesek, Kini Bebas Blank Spot dan Beri Dampak Ekonomi bagi Warga

Eko Purwanto 02 Agt 2026
Diskominfo Kendal Dukung Pengembangan Wisata Kalikesek, Kini Bebas Blank Spot dan Beri Dampak Ekonomi bagi Warga

KENDAL (Jatengreport.com) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal menggelar coffee morning bersama pengelola Objek Wisata Kalikesek di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang diskusi mengenai pengembangan sektor pariwisata, termasuk peningkatan infrastruktur digital yang dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan wisatawan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Kendal, Ardhi Prasetyo, mengatakan Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen mendukung pengembangan destinasi wisata, salah satunya Kalikesek, melalui penyediaan infrastruktur telekomunikasi.

"Sebelumnya kawasan Objek Wisata Kalikesek merupakan daerah blank spot yang belum terjangkau jaringan seluler. Kini kawasan tersebut telah memiliki akses sinyal setelah dibangun menara telekomunikasi bekerja sama dengan penyedia layanan. Dengan begitu, wisatawan tidak lagi mengalami kendala komunikasi maupun akses internet saat berkunjung," kata Ardhi.

Sementara itu, Kepala Desa Sriwulan, Sulistyo, menyampaikan bahwa keberadaan Wisata Kalikesek telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa. Salah satu bentuk manfaat tersebut adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang bersumber dari hasil pengelolaan objek wisata.

Gambar tambahan berita

"Kami memberikan THR kepada sekitar 255 kepala keluarga, masing-masing sebesar Rp1 juta. Sedangkan warga baru yang belum memiliki Kartu Keluarga menerima Rp500 ribu. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa sekaligus tanggung jawab sosial kepada masyarakat," ujarnya.

Direktur BUMDes Sriwulan, Moh. Amin, mengatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi dengan menambah berbagai fasilitas dan wahana baru guna meningkatkan daya tarik wisata.

"Kami terus berinovasi. Peningkatan fasilitas menjadi prioritas agar pelayanan kepada pengunjung semakin baik. Harga tiket masuk hanya Rp2.000 dan parkir sepeda motor Rp2.000, sehingga total biaya masuk hanya Rp4.000. Para pedagang juga menjual makanan dan minuman dengan harga yang telah disepakati bersama agar tetap terjangkau sehingga pengunjung merasa nyaman," jelasnya.

Menurut Moh. Amin, Wisata Kalikesek kini menawarkan beragam wahana, mulai dari terapi ikan, kolam renang, kolam keceh, pusat kuliner, toko oleh-oleh, kereta sawah, berkuda, jeep adventure, hingga homestay. Seluruh fasilitas tersebut didukung panorama alam pedesaan yang masih asri.

Ia mengungkapkan, pendapatan dari pengelolaan wisata saat ini telah mencapai lebih dari Rp4 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk operasional, pembayaran karyawan, pengembangan fasilitas, pembagian THR kepada masyarakat, serta berbagai kebutuhan lainnya.

"Penghasilan sekarang sudah sekitar Rp4 miliar lebih. Dana itu kami gunakan untuk operasional, pembayaran karyawan, pengembangan fasilitas, pembagian THR kepada masyarakat, dan kebutuhan lainnya," ungkapnya.

Salah seorang pengunjung asal Kaliwungu, Dyah Viktaulika, mengaku terkesan dengan suasana Wisata Kalikesek yang dinilai nyaman, murah, dan memiliki panorama persawahan yang masih alami.

"Jalan menuju lokasi sudah bagus, wahana yang ditawarkan juga banyak. Saya paling suka membeli oleh-oleh gula merah aren asli yang dibuat oleh warga sekitar. Selain itu, jajanan di sini juga enak dengan harga yang terjangkau," tuturnya.(eko)

-
Bagikan

Berita Terkait