KAB SEMARANG (Jatengreport.com) – Gemericik air Sungai Serang, hamparan alam yang asri, serta semangat masyarakat untuk mengembangkan potensi desanya menjadi bagian dari wajah baru Desa Duren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Melalui pengembangan Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya, potensi alam dan kehidupan masyarakat setempat kini mulai dikemas menjadi pengalaman wisata yang menarik bagi masyarakat.
Dukungan terhadap pengembangan tersebut semakin nyata setelah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP Jawa Bagian Tengah melalui PLN Peduli selesai direalisasikan. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi lokal.
Desa Duren sendiri memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Selain keindahan alam dan aliran sungai yang menjadi lokasi pengembangan wisata river tubing, desa ini juga memiliki potensi pertanian dan perikanan yang membuka peluang untuk dikembangkan menjadi wisata berbasis edukasi maupun agrowisata.
Kepala Desa Duren menyampaikan bahwa pengembangan Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya merupakan inisiatif yang dilakukan bersama masyarakat untuk mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki desa.
“Saat ini kita akan fokus untuk meningkatkan Desa Wisata Duren Wahyu Tirta Mulya. Desa Duren memiliki potensi alam yang sangat luar biasa indah dan kami mempunyai inisiatif bersama masyarakat untuk mengembangkan desa wisata ini. Saat ini kami juga sedang melakukan penataan sarana dan prasarana secara bertahap,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pengembangan tersebut. Selain memanfaatkan dukungan dari APBD, Pemerintah Desa Duren juga mendapatkan perhatian melalui program PLN Peduli yang membantu meningkatkan sarana dan prasarana pendukung desa wisata.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan, partisipasi, dan kepedulian dari PLN Peduli yang sudah memberikan bantuan ke Desa Duren. Semoga bantuan ini bisa mempercepat kemajuan dan perkembangan Desa Duren,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Camat Tengaran, Sri Sulistyorini, mengatakan bahwa Kecamatan Tengaran yang terdiri dari 15 desa memiliki potensi wisata yang sangat beragam. Desa Duren menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.
“Kecamatan Tengaran terdiri atas 15 desa yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya Desa Duren yang memiliki potensi alam, termasuk potensi air, pertanian, dan perikanan yang bisa dikembangkan menjadi lokasi wisata,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya telah resmi dicanangkan sebagai salah satu desa wisata di Kecamatan Tengaran dan menjadi salah satu destinasi yang terus didorong pengembangannya, termasuk melalui wisata river tubing.
“Atas program PLN Peduli untuk pengembangan wisata di Desa Duren, Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya, kami mengucapkan terima kasih. Semoga program PLN Peduli dalam pemberdayaan masyarakat, utamanya pengembangan desa wisata, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami di wilayah Kecamatan Tengaran, khususnya Desa Duren, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD),” kata Sri.
Ke depan, Pemerintah Kecamatan Tengaran berharap pengembangan Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya dapat terus diperluas dengan menghadirkan berbagai konsep wisata lainnya.
“Ke depan, kami sangat berharap desa wisata ini semakin berkembang, mungkin bisa dikembangkan agrowisata dan eduwisata yang semakin menambah kelengkapan Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya,” lanjutnya.
Kini, manfaat dari pengembangan tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat yang datang menikmati wisata di Desa Duren. Salah seorang pengunjung bahkan mengungkapkan kesannya secara sederhana setelah mencoba aktivitas wisata yang tersedia.
“Seru banget, ketagihan. Pengen ke sini terus,” ungkap salah seorang warga.
General Manager PLN UIP Jawa Bagian Tengah, Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa kehadiran PLN melalui program TJSL tidak hanya ditujukan untuk membangun fasilitas, tetapi juga mendorong agar potensi masyarakat dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
“PLN Peduli hadir memberikan energi positif bagi masyarakat di sekitar Desa Duren. Kami berharap bantuan TJSL ini dapat mendukung pengembangan Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya, meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Kishartanto.
Ia menambahkan, keberhasilan program TJSL tidak hanya dilihat dari selesainya pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatannya oleh masyarakat.
“Harapannya, fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh masyarakat sehingga memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan perekonomian Desa Duren,” tambahnya.
Melalui sinergi antara PLN, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Wisata Wahyu Tirta Mulya kini memiliki pijakan baru untuk terus berkembang. Aliran sungai yang dahulu menjadi bagian dari keseharian masyarakat kini mulai menjadi daya tarik wisata, sementara potensi pertanian, perikanan, budaya, dan UMKM membuka peluang baru bagi tumbuhnya ekonomi desa.
Bagi PLN, langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang melampaui penyediaan energi listrik. Melalui PLN Peduli, energi positif dihadirkan untuk mendorong masyarakat tumbuh, berdaya, dan bersama-sama membangun masa depan desa yang lebih sejahtera.