Aceh Tamiang (Jatengreport.com) - Enam bulan setelah banjir besar melanda wilayah Aceh Tamiang, IKEA Indonesia memperluas dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak melalui program Matching Donations. Bantuan yang semula direncanakan untuk 100 keluarga kini diperluas menjadi 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka.
Perluasan ini dilakukan setelah IKEA Indonesia berkoordinasi dengan pemerintah desa dan memahami bahwa kebutuhan masyarakat masih tinggi dalam fase pemulihan pascabencana. Seluruh keluarga di desa tersebut kini menjadi penerima manfaat dari program tersebut, dengan total sekitar 1.205 jiwa.
Banjir yang terjadi enam bulan lalu memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan warga. Meski masa tanggap darurat telah berakhir, banyak keluarga masih menghadapi kesulitan untuk memperbaiki tempat tinggal dan menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.
Sustainability Lead IKEA Indonesia, Rimaditya Prameswari, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat bangkit dari bencana.
“IKEA memiliki visi untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Kami memahami bahwa masyarakat membutuhkan dukungan untuk membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana. Melalui Matching Donations, kami ingin memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Program Matching Donations sendiri merupakan inisiatif dari Inter IKEA Systems B.V. (IISBV), pemilik konsep dan waralaba IKEA global, yang memberikan tambahan donasi atas bantuan yang sebelumnya telah disalurkan IKEA Indonesia pada Desember 2025.
Di Kampung Rantau Bintang, tercatat sebanyak 249 kepala keluarga mengalami kerusakan berat pada tempat tinggal mereka. Bahkan, lima kepala keluarga masih tinggal di tenda pengungsian hingga saat ini.
Pada Juli 2026, IKEA Indonesia menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari produk kebutuhan rumah tangga seperti kasur, bantal, selimut, tikar, peralatan makan, hingga kotak penyimpanan. Selain itu, bantuan juga mencakup bahan pangan dan obat-obatan.
Distribusi bantuan dilakukan bersama pemerintah desa dan warga setempat untuk memastikan tepat sasaran. Namun, proses penyaluran tidak lepas dari tantangan, terutama akses menuju lokasi yang cukup sulit.
Perjalanan menuju Kampung Rantau Bintang memakan waktu sekitar dua jam dari jalan utama Kabupaten Aceh Tamiang, dengan kondisi jalan yang masih terbatas dan lokasi kampung yang berada di area perkebunan sawit.
Meski demikian, melalui koordinasi yang baik antara IKEA Indonesia, Inter IKEA, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, seluruh bantuan berhasil disalurkan sesuai rencana.
Dukungan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kampung Rantau Bintang melanjutkan proses pemulihan serta kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.