Perkuat Keandalan Sistem Jawa-Bali, PLN dan Pemkab Semarang Sepakati Dukungan Lahan Pembangunan SUTET 500 kV

images

Jateng

Bintang

13 Mar 2026


SEMARANG (Jatengreport.com) – PT PLN (Persero) terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan nasional guna menjaga keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali. Salah satunya melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran–Pedan Sirkuit 2 Seksi 1 yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Semarang bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (UPP JBT 4) melakukan penandatanganan naskah kesepakatan pelepasan hak atas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tapak tower SUTET.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, dan Manager PLN UPP JBT 4, Ainanto Nindyo, pada Senin (9/3) di Ruang Rapat Bupati Semarang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Semarang berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional.

“Dukungan tersebut kami wujudkan melalui pelepasan hak atas enam bidang tanah dan satu fasilitas umum berupa jalan lingkungan yang akan digunakan untuk pembangunan tapak tower SUTET yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa lahan yang terdampak terdiri dari enam bidang sawah milik Pemerintah Kabupaten Semarang serta satu jalan lingkungan dengan total luas sekitar 2.868 meter persegi. Nilai ganti rugi atas lahan tersebut mencapai sekitar Rp3,6 miliar.

Enam bidang sawah tersebut berada di Kecamatan Ungaran Barat, yaitu di Kelurahan Candirejo dan Langensari, serta di Kecamatan Bergas tepatnya di Kelurahan Bergas Lor. Sementara satu jalan lingkungan yang terdampak berada di Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas.

Menurut Zaenal, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan jalan pengganti karena merupakan akses utama masyarakat, sedangkan dana ganti rugi akan digunakan untuk pengadaan lahan pengganti.

Sementara itu, Manager PLN UPP JBT 4, Ainanto Nindyo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap pembangunan infrastruktur kelistrikan nasional.

“Pembangunan SUTET 500 kV Ungaran–Pedan Sirkuit 2 Seksi 1 ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan yang terhubung dalam jaringan interkoneksi Jawa-Bali. Dukungan dari pemerintah daerah sangat penting agar pembangunan proyek strategis ini dapat berjalan lancar,” ujar Ainanto.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jaringan SUTET ini direncanakan dimulai pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027 dan ditargetkan selesai pada tahun 2028.

Senior Manager PLN UIP JBT, Ferdyan Hijrah Kusuma, menyampaikan bahwa sinergi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

“Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Semarang merupakan wujud kolaborasi yang sangat penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik. Pembangunan SUTET ini akan memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali serta meningkatkan kapasitas penyaluran daya guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik masyarakat,” ujarnya.

Dengan beroperasinya SUTET 500 kV Ungaran–Pedan Sirkuit 2 nantinya, PLN berharap kapasitas penyaluran daya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali dapat semakin meningkat sehingga mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan listrik baik di tingkat regional maupun nasional.

PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

tag: berita


BERITA TERKAIT