Urai Kerumitan, Bale Properti by BTN Titian Baru Menggapai Hunian
Jateng
Bintang
20 Feb 2026
Oleh : Bintang Diega Pratama
Di sela aktivitasnya sebagai marketing perumahan di Boja, Kabupaten Kendal, Musfik (30) tak jarang membuka ponselnya di depan calon pembeli.
Bukan sekadar menunjukkan foto rumah atau brosur digital, melainkan langsung mengakses fitur Balé Properti by BTN untuk mencari unit, menghitung simulasi cicilan, hingga mengarahkan proses pengajuan KPR dalam satu alur.
Tiga tahun lalu, ia berada di posisi yang sama dengan para konsumennya: pencari rumah dengan penghasilan tak menentu.
“Awal dulu saya ambil rumah juga pakai BTN. Sekarang sudah tiga tahun. Dengan pendapatan saya yang nggak tentu, cicilan ini belum jadi hal yang membebankan,” ujarnya, Jumat (20/2).
Musfik tinggal di Payon Meteseh 2, rumah subsidi itu menjadi pijakan pertamanya membangun stabilitas.
Namun yang membuatnya yakin melangkah bukan hanya skema pembiayaan, melainkan kemudahan proses yang kini makin ringkas lewat digitalisasi layanan.
Balé Properti by BTN merupakan fitur dalam super app milik Bank Tabungan Negara (BTN) yang mengintegrasikan pencarian hunian, pemesanan unit, simulasi kredit, hingga pengajuan KPR secara daring.
FOTO ISTIMEWA : Sebuah bangunan rumah yang didukung pembiayaan KPR dari BTN ini menjadi salah satu solusi hunian terjangkau bagi masyarakat.
Dalam satu platform, calon pembeli tak lagi harus berpindah-pindah kanal atau mengumpulkan berkas secara manual seperti masa lalu.
Bagi Musfik, keunggulan aplikasi ini terasa di dua sisi sekaligus yaitu sebagai nasabah dan sebagai tenaga pemasaran.
“Profesi saya marketing perumahan, jadi aplikasi ini memudahkan pekerjaan saya. Bisa sekalian cari rezeki. Saya juga sering rekomendasikan teman-teman, kalau mau cari rumah langsung pakai aplikasi ini,” katanya.
Ia menilai fitur pencarian yang terintegrasi dengan proyek perumahan subsidi mempersingkat waktu negosiasi.
Calon pembeli dapat melihat ketersediaan unit, memperkirakan kemampuan cicilan melalui simulasi, lalu melanjutkan pengajuan tanpa harus bolak-balik kantor pemasaran atau bank.
Secara nasional, transformasi ini menunjukkan dampak signifikan. Hingga Februari 2026, Bale by BTN mencatat 3,7 juta pengguna tumbuh 66,6 persen secara tahunan. Balé Properti by BTN menyumbang sekitar 20 persen dari total pengajuan KPR BTN.
Angka itu memperlihatkan bahwa kanal digital bukan lagi pelengkap, melainkan motor baru dalam distribusi pembiayaan rumah.
SEVP Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, menyebut peningkatan tersebut sebagai respons atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang praktis dan mudah diakses.
"Peningkatan tersebut sejalan dengan semakin dikenalnya Bale by BTN oleh masyarakat serta bertambahnya kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan yang praktis dan mudah diakses," ungkapnya, belum lama ini.
Menurutnya, semakin banyak nasabah yang menginginkan proses cepat, transparan, dan dapat dipantau langsung dari perangkat pribadi.
Keunggulan Balé Properti by BTN tak berhenti pada kemudahan akses. Platform ini juga menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), segmen yang selama ini kerap menghadapi tantangan administratif dan keterbatasan informasi.
Dengan pendekatan digital, proses menjadi lebih terstruktur dan efisien, sekaligus memperluas jangkauan edukasi pembiayaan.
Pada 2026, BTN menargetkan pemesanan 210.000 unit rumah subsidi baru 140.000 unit melalui jalur konvensional dan 73.000 unit lewat skema syariah dengan pertumbuhan di atas 10 persen.
Target tersebut selaras dengan peran BTN sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan rakyat.
Bagi Musfik, semua capaian statistik itu bermuara pada satu hal sederhana kepastian. Ia tak lagi hanya menjual rumah melaikan ia juga menjual kemungkinan.
Di teras rumahnya, ia sering berbagi cerita kepada calon pembeli tentang pengalamannya sendiri tentang bagaimana proses yang dulu terasa rumit kini bisa dilakukan dari genggaman tangan.
Rumah, yang dulu identik dengan antrean panjang dan tumpukan berkas, kini cukup diawali dengan sentuhan layar.
Digitalisasi mungkin bekerja dalam sistem, tetapi dampaknya hadir dalam kehidupan nyata. Di Payon Meteseh 2, dampak itu berdiri dalam bentuk rumah-rumah yang mulai berpenghuni dan di setiap pintunya, ada harapan yang berhasil menemukan alamat.***
tag: berita, btn, 76tahunbtn, anugerahjurnalistikdanfotobtn