Dorong Penguatan Keselamatan Kerja, KKN-T 36 UNDIP Gelar Safety Briefing dan Susun JSA pada Proyek Digester Biogas

images

Jateng

Bintang

06 Feb 2026


PURWOREJO (Jatengreport.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 36 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kegiatan Safety Briefing dan Penyusunan Job Safety Analysis (JSA) sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan masyarakat terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya pada pembangunan lubang slurry, pengoperasian, dan pemeliharaan digester biogas.

Melibatkan langsung warga dalam pembangunan dan pengelolaan instalasi biogas, kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tangkisan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, pada Jumat (30/1/2026) lalu.

Safety briefing dilakukan sebagai langkah awal sebelum pekerjaan dimulai, dengan tujuan meminimalkan potensi kecelakaan kerja di lapangan.

Dalam sesi ini, mahasiswa KKN-T memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan prinsip K3, mulai dari identifikasi bahaya hingga penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan risiko pekerjaan.

Mahasiswa KKN-T Tim 36, Yolanda Gladys Audrey Sitorus, menjelaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan memiliki potensi bahaya yang perlu diantisipasi sejak awal.

 

“Pada kegiatan ini kami menyampaikan berbagai potensi bahaya yang mungkin muncul, baik bahaya fisik, kimia, maupun biologis. Kami juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur kerja aman serta penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan,” ujarnya.

Selain itu, Yolanda menambahkan bahwa safety briefing juga diisi dengan penyampaian pesan-pesan pengingat keselamatan agar pekerja tetap waspada selama proses pembangunan hingga pemeliharaan digester biogas.

Tidak hanya safety briefing, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyusunan Job Safety Analysis–Risk Assessment (JSA-RA) yang dipimpin oleh Amalia Nur Buananingrum, mahasiswa Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) FKM UNDIP.

JSA-RA digunakan sebagai metode sistematis untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menghitung tingkat risiko pada setiap aktivitas kerja.

Penyusunan JSA-RA dilakukan dengan menguraikan setiap langkah pekerjaan secara rinci, mengidentifikasi potensi risiko, menentukan tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya kecelakaan, serta merumuskan langkah-langkah pengendalian risiko yang dapat diterapkan di lapangan.

Berdasarkan hasil analisis JSA-RA yang dilakukan mahasiswa Peminatan K3 FKM UNDIP, disusun sejumlah rekomendasi pengendalian risiko yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam menerapkan praktik kerja yang lebih aman dan sesuai dengan prinsip K3 pada kegiatan biogas.

Dokumen hasil analisis JSA-RA tersebut juga telah disusun secara tertulis dan dapat diakses oleh masyarakat melalui tautan berikut:
https://bit.ly/JSARADIGESTERBIOGAS

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN-T Tim 36 UNDIP berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi risiko di area kerja serta menjadikan JSA-RA sebagai pedoman keselamatan dalam pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan digester biogas ke depan.

Penerapan K3 yang baik diharapkan tidak hanya mampu mencegah terjadinya kecelakaan kerja, tetapi juga mendukung keberlanjutan pemanfaatan instalasi biogas secara aman dan berkelanjutan di Desa Tangkisan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.***

tag: jateng


BERITA TERKAIT