Indosat Andalkan AI Jaga Stabilitas Jaringan di Tengah Lonjakan Trafik Nataru

images

Jateng

Tim Jateng Report

09 Jan 2026


SEMARANG (Jatengreport.com) - Lonjakan aktivitas digital masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mendorong peningkatan trafik data secara signifikan.

Indosat Ooredoo Hutchison mencatat trafik data meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan periode libur akhir tahun sebelumnya, seiring tingginya penggunaan layanan digital di berbagai wilayah.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan peningkatan trafik ini mencerminkan perubahan pola aktivitas masyarakat yang semakin digital, terutama saat momentum liburan panjang.

“Pertumbuhan trafik data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di daerah wisata dan wilayah dengan aktivitas digital yang sebelumnya terbatas. Ini menunjukkan pemerataan akses digital yang semakin luas,” ujar Desmond dalam keterangannya.

Di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, trafik data tercatat meningkat hingga 1,1 kali lipat dibandingkan hari normal. Beberapa daerah mencatat lonjakan tertinggi, di antaranya Klaten, Wonogiri, Magelang, Kota Semarang, dan Gunungkidul. Puncak kepadatan trafik terjadi pada 1 Januari 2026, bertepatan dengan meningkatnya aktivitas digital saat arus balik liburan.

Meski menghadapi lonjakan trafik secara serentak, layanan Indosat tetap berjalan stabil. Menurut Desmond, kesiapan infrastruktur dan pemantauan jaringan berbasis kecerdasan artifisial menjadi kunci dalam menjaga kualitas layanan di tengah peningkatan konsumsi data.

Indosat mengandalkan pusat operasi jaringan berbasis AI untuk memantau performa jaringan secara real time dan melakukan penyesuaian kapasitas secara cepat di lokasi-lokasi dengan lonjakan kebutuhan tertinggi. Pendekatan ini memungkinkan potensi gangguan ditangani lebih dini, sehingga pelanggan tetap dapat menikmati koneksi yang andal.

Peningkatan trafik juga sejalan dengan perluasan infrastruktur jaringan. Hingga akhir 2025, Indosat telah mengoperasikan lebih dari 208 ribu BTS 4G serta 1.404 BTS 5G di seluruh Indonesia. Jumlah BTS 4G tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah nonperkotaan.

Selain menjaga keandalan jaringan selama masa puncak trafik, Indosat juga melanjutkan pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana. Di Provinsi Aceh, pemulihan jaringan telah mencapai 97,5 persen. Upaya ini dilakukan melalui penambahan personel teknis dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

“Menjaga konektivitas di wilayah terdampak bencana menjadi prioritas, karena jaringan telekomunikasi berperan penting dalam mendukung komunikasi dan pemulihan aktivitas masyarakat,” kata Desmond.

Penguatan jaringan dan respons cepat di berbagai kondisi, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan telekomunikasi yang andal di tengah pertumbuhan kebutuhan digital masyarakat.***

tag: berita


BERITA TERKAIT