KENDAL (jatengreport.com) – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari secara resmi membuka Kendal Open Fair 2026 di Stadion Utama Kebondalem, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kendal mengusung tema "Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari" sebagai semangat mempercepat pembangunan daerah agar semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bupati Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 dan HUT RI ke-81.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 dan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81," ujarnya.
Menurut Bupati, tema "Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari" mencerminkan komitmen pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan demi mewujudkan Kendal yang lebih maju dan kompetitif.

Ia juga menjelaskan, angka 421 pada logo Hari Jadi Kabupaten Kendal membentuk simbol mata panah yang melambangkan kekuatan, semangat, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak untuk bergerak lebih cepat dalam membangun daerah.
"Salah satunya melalui penyelenggaraan Kendal Open Fair yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah," kata Dyah Kartika.
Kendal Open Fair 2026 akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 21 hingga 27 Juli 2026. Pameran tersebut diharapkan menjadi wadah menampilkan berbagai inovasi daerah sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sebanyak 210 peserta ambil bagian dalam ajang ini, terdiri atas 65 organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan, 25 instansi swasta, serta 120 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.
Bupati menilai Kendal Open Fair tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi sekaligus etalase promosi potensi daerah, khususnya produk-produk unggulan UMKM Kendal.
"Kami berharap Kendal Open Fair dapat menjadi ajang promosi produk lokal, meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap potensi daerah," tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban selama penyelenggaraan acara.
"Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, serta kelancaran Kendal Open Fair hingga selesai. Kami juga menghadirkan sejumlah artis ibu kota untuk menghibur masyarakat selama kegiatan berlangsung," pungkasnya. (eko)