Raih Rekor MURI, Program Pelatihan SIG Siapkan Ribuan Ahli Bangunan Andal
Nasional
Bintang
05 Feb 2026
JAKARTA (Jatengreport.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor konstruksi nasional. Berkolaborasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), SIG menggelar Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan yang diikuti 500 peserta secara serentak di lima provinsi dan berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Program ini diselenggarakan pada Minggu (1/2/2026) secara bersamaan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat; Kota Palembang, Sumatra Selatan; Kota Bengkulu, Bengkulu; Kota Malang, Jawa Timur; serta Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Atas penyelenggaraan pelatihan tukang bangunan serentak di provinsi terbanyak, SIG dianugerahi Rekor MURI.
Tak berhenti di lima daerah tersebut, SIG menargetkan program ini akan diperluas ke lebih dari 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan total peserta mencapai lebih dari 5.000 ahli bangunan.
Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari pengetahuan dasar material semen dan beton, prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), metode konstruksi yang efektif dan efisien, hingga pengenalan produk-produk SIG.
Selain teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung pemasangan material dan plesteran. Proses sertifikasi dilakukan melalui wawancara serta uji keterampilan langsung di lapangan.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengatakan bahwa program ini menjadi bukti konsistensi SIG dalam mendukung pembangunan nasional, tidak hanya melalui penyediaan material konstruksi, tetapi juga melalui peningkatan kompetensi para ahli bangunan sebagai ujung tombak pembangunan.
“Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan ini mencerminkan semangat Bangga Bangun Indonesia. Ahli bangunan harus semakin terampil, profesional, dan memiliki sertifikasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dicky.
Sebagai holding company yang mengelola berbagai merek semen terkemuka seperti Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, dan Semen Baturaja, SIG menilai program ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan para ahli bangunan sebagai mitra utama dalam ekosistem bisnis perusahaan.
Dicky menambahkan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja menjadi perhatian serius SIG, sejalan dengan peringatan Bulan K3 Nasional 2026. “Selain keterampilan, penerapan K3 merupakan hal yang tidak terpisahkan untuk menjaga kelancaran dan keberlanjutan proyek konstruksi,” tegasnya.
Keberhasilan memecahkan Rekor MURI, lanjut Dicky, menjadi motivasi bagi seluruh insan SIG untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi para mitra. “Penghargaan ini menunjukkan semangat SIG untuk terus bangga membangun Indonesia,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, SIG juga memperkenalkan aplikasi Jago Bangunan yang menandai dimulainya program Akademi Jago Bangunan secara resmi. Aplikasi ini menjadi wadah bagi para ahli bangunan dan profesional konstruksi untuk meningkatkan kompetensi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui aplikasi Jago Bangunan, peserta dapat bergabung dalam Komunitas Jago Bangunan SIG dan menikmati berbagai manfaat, seperti akses e-learning berupa video dan e-book, katalog produk SIG, fitur komunitas, layanan konsultasi teknis, perhitungan Rencana Anggaran Bangunan (RAB), hingga kuis berhadiah. Hingga saat ini, jumlah anggota komunitas Jago Bangunan SIG tercatat mencapai 14.941 orang.
Salah satu peserta, Muhammad Taufik (49), ahli bangunan asal Kemang, Bogor, mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di dunia konstruksi, ia menilai pelatihan ini sangat penting untuk memperbarui pengetahuan seiring pesatnya perkembangan teknologi dan material bangunan.
“Pelatihannya luar biasa dan sangat bermanfaat. Saya biasa mengerjakan bangunan dari awal sampai finishing, termasuk renovasi. Dengan adanya aplikasi Jago Bangunan, sekarang saya juga punya tempat untuk konsultasi jika menghadapi kendala di lapangan. Terima kasih SIG yang peduli kepada kami para tukang. Semoga SIG semakin maju dan sukses.” ungkapnya.***
tag: berita