Bank Jateng dan Pemkab Kudus Salurkan Bantuan untuk PKL

images

Jateng

Bintang

07 Jan 2026


KUDUS (Jatengreport.com) – Bank Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Kudus resmi menyalurkan bantuan sarana usaha dan modal sebesar Rp570 juta bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bantuan yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng ini diserahkan secara simbolis di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Rabu (31/12/2025).

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Jateng atas kontribusi aktifnya dalam Program Keberlanjutan Penuntasan Kemiskinan (PKPK). Ia menegaskan bahwa sektor PKL dan UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak utama ekonomi lokal di tingkat kecamatan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Jateng yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada saudara-saudara kita para PKL. Bantuan modal ini adalah langkah nyata pemerintah dalam memberdayakan pelaku usaha kecil agar lebih produktif dan kompetitif," ujar Sam'ani.

Pihaknya juga berpesan agar para penerima manfaat dapat meningkatkan kualitas dagangannya seiring dengan bantuan yang diterima.

"Kami ingin para pelaku usaha tidak hanya berjualan, tetapi juga mampu memasarkan produknya dengan baik, kemasannya menarik, higienis, dan sesuai standar. Jaga kualitas makanan, gunakan perlengkapan seperti masker dan celemek, serta ikut serta mengelola sampah dengan baik," tambahnya.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto, menyatakan bahwa penyaluran dana CSR ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penuh program pemerintah daerah untuk menyejahterakan masyarakat. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi para pelaku usaha kecil untuk naik kelas.

"Bank Jateng berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan para pelaku UMKM dan PKL memiliki sarana yang memadai dan permodalan yang sehat agar usaha mereka dapat terus tumbuh secara berkelanjutan," ujar Risdiyanto.

Penyaluran bantuan ini mencakup pengadaan 80 unit tenda baru senilai Rp4 juta per unit yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas serta estetika lapak para pedagang. Selain sarana fisik, bantuan tersebut juga meliputi pemberian tambahan modal usaha yang menyasar 500 PKL untuk memperkuat perputaran arus kas dan mendukung keberlanjutan operasional bisnis mereka.

Plh. Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Djati Solechah, menambahkan bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap ekonomi akar rumput. Dengan dukungan ini, diharapkan para PKL di Kudus dapat semakin bersemangat dalam mengembangkan usahanya dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

tag: berita


BERITA TERKAIT