Bupati Kendal Tinjau Pembangunan Jalan Desa Sendang Sikucing, 350 KK Tak Lagi Terisolir

images

Jateng

Eko Purwanto

07 Jan 2026


KENDAL (Jatengreport.com) - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau pembangunan jalan desa di Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Selasa (6/1/2026).

Jalan berstatus jalan kabupaten sepanjang sekitar 950 meter tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga menyebabkan sekitar 350 kepala keluarga (KK) di Dusun Larangan terisolir.

Selain menjadi jalur utama aktivitas warga, jalan ini juga merupakan akses menuju kawasan wisata.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menghubungkan pemukiman warga dengan pusat aktivitas ekonomi serta kawasan wisata.

“Ini merupakan jalan kabupaten dengan panjang sekitar 950 meter yang menjadi jalur utama bagi warga Dusun Larangan. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses menuju kawasan wisata,” kata Dyah Kartika Permanasari.

Ia berharap, dengan selesainya perbaikan jalan tersebut, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian warga.

Jalan tersebut juga menjadi akses menuju objek wisata Sendang Asih dan Pantai Manis.

“Jalan ini sudah lama diusulkan masyarakat dan memang menjadi prioritas karena fungsinya sangat penting, baik bagi warga maupun pengembangan sektor wisata. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kendal masih akan mengupayakan kelanjutan pembangunan karena masih terdapat sekitar 500 meter ruas jalan yang belum diperbaiki.

“Kami berharap ke depan seluruh akses dapat tersambung dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sendang Sikucing, Mashudi, mengapresiasi realisasi pembangunan jalan yang telah lama dinantikan warganya. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya kerap menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan.

“Pembangunan ini sangat membantu, khususnya bagi warga Dusun Larangan. Selain memperlancar perekonomian, akses menuju lokasi wisata juga menjadi lebih baik,” pungkas Mashudi. (eko)

tag: berita


BERITA TERKAIT