Bupati Kendal Tegaskan Validasi Ketat DTSEN untuk Cegah Salah Sasaran Bantuan
Jateng
Eko Purwanto
04 Des 2025
KENDAL (Jatengreport.com) - Pemerintah Kabupaten Kendal mempercepat penyaluran bantuan pangan dengan pengawalan data yang lebih ketat. Validasi berbasis sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan tidak salah sasaran.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, menyatakan sebanyak 71.802 kepala keluarga (KK) menjadi penerima bantuan pangan di Kabupaten Kendal. Paket bantuan itu diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Total bantuan yang disalurkan mencapai 143,6 ton. Bantuan itu merupakan akumulasi alokasi dua bulan yang dikirim dan dibagikan ke desa-desa berdasarkan data pusat, "kata Bupati, Rabu (3/12/2025) di aula Balai Desa Kedungasri Kecamatan Ringinarum.
Dyah Kartika Permanasari bakal memastikan, bantuan tersebut berkualitas bagus dan dapat tepat sasaran. Respons cepat di tingkat desa menjadi pintu awal penanganan masalah.
“Kalau ada barang yang kurang bagus, lapor ke desa. Langsung kita ganti,” tandasnya.
Bupati menjelaskan bahwa verifikasi data yang dilakukan itu berlapis dan bertahap. Verifikator desa hanya menginput update data harian ke sistem DTSEN, lalu direkap Pemkab Kendal setiap tanggal 17 untuk diusulkan ke Kementerian Sosial.
“Bantuan ini harus jadi jembatan menuju kemandirian, bukan status permanen. Kalau data tidak diperbarui, pengentasan kemiskinan bisa stagnan. Diharapkan warga mempunyai kesadaran sendiri jika sudah mampu seharusnya memberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan,” harap Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menegaskan bahwa program ini bukan hanya distribusi sosial, tetapi juga langkah intervensi pasar. Bantuan diproyeksikan menjadi penopang stok dan penahan lonjakan harga beras di tingkat lokal.
“Pemerintah hadir agar ketersediaan pangan aman dan harga tidak melonjak saat permintaan meningkat di akhir tahun,” kata Pandu.
Kepala desa Kedungasri Heru Susanto , menyampaikan jumlah penerima bantuan sebanyak 364 penerima bantuan pangan, bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng.
Dikatakannya terkait bantuan yang dikatakan belum tepat sasaran, pihak Pemerintah Desa bakal memberikan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat.
"Kita berikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat serta memberikan kesadaran kepada masyarakat terkait dengan bantuan, ya bagi yang sudah mampu diharapkan bisa memberikan kesempatan kepada warga lain, " harap Heru.(eko)
tag: berita