KENDAL (Jatengreport.com) – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meresmikan ekspansi fasilitas manufaktur PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) di Kawasan Industri Kendal (KIK), Selasa (6/10/2026).
Ekspansi ini diharapkan memperkuat sektor industri sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
PT GCPI merupakan bagian dari Godrej Industries Group yang telah berdiri lebih dari 129 tahun dan beroperasi di Indonesia selama 16 tahun. Pengembangan fasilitas produksi di KIK menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kapasitas manufaktur di Indonesia.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyambut baik ekspansi tersebut. Menurutnya, investasi GCPI menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mengembangkan industri dengan standar produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Terima kasih kepada PT Godrej Consumer Products Indonesia yang telah berinvestasi di Kabupaten Kendal. Kami menyambut baik dan mendukung ekspansi PT GCPI di KIK Kendal yang mulai dibangun Agustus 2025 lalu,” kata Dyah Kartika Permanasari.
Ia menjelaskan, Kawasan Industri Kendal menjadi salah satu motor utama masuknya investasi ke Kabupaten Kendal. Sejak diresmikan pada November 2016 hingga September 2026, KIK telah menarik 143 investor atau tenant dengan total nilai investasi mencapai Rp197 triliun.
Investasi tersebut diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 79.000 orang, sekaligus memperkuat posisi Kendal sebagai salah satu kawasan strategis bagi pengembangan industri di Jawa Tengah.
Dampak pertumbuhan investasi dan aktivitas industri juga tercermin dari capaian ekonomi Kabupaten Kendal. Pada triwulan III 2026, pertumbuhan ekonomi Kendal secara year-on-year (yoy) tercatat mencapai 8,57 persen, tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
“Alhamdulillah, dampak yang dirasakan dengan capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada Triwulan III Tahun 2026 secara year-on-year mencapai 8,57 persen, tertinggi di Provinsi Jawa Tengah,” ujar Bupati.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja keras berbagai pihak dalam mendorong investasi, meningkatkan aktivitas industri, serta menggerakkan beragam sektor ekonomi di Kabupaten Kendal.
Pemerintah Kabupaten Kendal, lanjut Dyah Kartika Permanasari, berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif, aman, dan responsif. Dukungan terhadap dunia usaha juga akan diperkuat melalui pelayanan birokrasi yang cepat, transparan, serta memberikan kemudahan bagi investor.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung dunia usaha dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan responsif. Kami akan memastikan kemudahan berbisnis melalui pelayanan birokrasi yang cepat dan transparan, agar kolaborasi berjalan beriringan demi kemajuan bersama,” pungkasnya. (ek)