Korwilcam Biddik Kecamatan Pageruyung Cetak Bibit Bidang Seni Usia DiniMelalui FLS3N
Jateng
Eko Purwanto
12 Mei 2026
KENDAL (jatengreport.com) - SD N 1 Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan sebuah wadah pelestarian budaya bangsa sekaligus sarana mencari bibit unggul berbakat di bidang seni dari usia dini.
FLS3N 2026 Kecamatan Pageruyung kali ini mengusung tema besar "Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreatifitas dan Apresiasi Seni Budaya".
Tema ini dipilih sebagai refleksi atas pentingnya seni dalam membentuk karakter peserta didik, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan rasa dan estetika yang luhur. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Korwilcam Biddik Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal. Hal tersebut disampaikan Ana Soeprihatin, S. Pd. Korwilcam Pageruyung.
Ana Soeprihatin, S.Pd. Korwilcam Biddik Kecamatan Pageruyung mengatakan, bahwa seni adalah jendela peradaban sebuah bangsa. Melalui FLS3N, Korwilcam Biddik kecamatan berkomitmen untuk terus memfasilitasi siswa agar dapat menyalurkan bakat dan minatnya di bidang seni, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia.
"FLS3N ini adalah momentum yang tepat untuk menyaring potensi-potensi tersembunyi yang ada di Pageruyung. Kami harap ajang ini bukan hanya kegiatan wajib tahunan, tetapi benar-benar bisa melahirkan seniman-seniman muda yang nantinya bisa mengharumkan nama Pageruyung bahkan Kendal di tingkat yang lebih tinggi," ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Kegiatan FLS3N Kecamatan Pageruyung, Pahroji, S.Pd. menyampaikan, bahwa kegiatan ini berlangsung selama satu hari, adapun jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tercatat, ada 27 sekolah yang terdiri dari Sekolah Dasar . Mereka berkompetisi di tujuh kategori lomba utama, yaitu Tari Kreasi Daerah, Menyanyi Tunggal, Melukis, Pantomim, Menari, Mendongeng, Kriya dan Menulis Cerita, " kata Pahroji.
Dijelaskan bahwa persiapan kegiatan ini sudah dilakukan jauh-jauh hari melibatkan panitia kecamatan dan dewan juri yang kompeten di bidangnya. Dewan juri sendiri didatangkan khusus dari seniman senior untuk memastikan penilaian berlangsung objektif, transparan, dan profesional.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yang lolos nantinya benar-benar merupakan yang terbaik dan siap untuk mewakili Kecamatan Pageruyung di tingkat Kabupaten. Penilaian tidak hanya melihat teknik dan kemampuan vokal atau gerak, tetapi juga penampilan, kostum, dan terutama karakter atau ekspresi yang ditampilkan oleh peserta," jelasnya. (eko)
tag: berita