Jauh Sebelum Tren MBG, UNDIP Sudah Gulirkan Makan Bergizi Gratis

images

Jateng

Bintang

12 Apr 2026


SEMARANG (Jatengreport.com) — Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Universitas Diponegoro (UNDIP) ternyata telah lebih dulu menggulirkan inisiatif serupa sejak 2022.

Melalui Program Food Truck UNDIP, kampus ini menyediakan makan siang gratis bagi mahasiswa kurang mampu sebagai upaya mendukung kesehatan dan produktivitas belajar.

Program tersebut menjadi wujud kepedulian UNDIP dalam memastikan mahasiswa tetap mendapatkan asupan gizi yang layak, terutama bagi mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi selama menjalani studi.

Rektor UNDIP, Suharnomo, menegaskan bahwa komitmen ini telah berjalan sebelum isu makan bergizi gratis menjadi perhatian luas seperti saat ini.

“Ketika hari ini kita berbicara tentang makan bergizi gratis, Universitas Diponegoro sesungguhnya telah memulai sejak tahun 2022 melalui program Food Truck UNDIP. Program ini membagikan makanan bergizi gratis bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ungkap Prof. Suharnomo.

Setiap tahun, UNDIP mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk mendukung operasional program tersebut.

Dengan kapasitas produksi yang terkelola baik, Food Truck UNDIP mampu menyediakan sekitar 1.850 porsi makan siang setiap hari, atau setara dengan sekitar 450.000 paket makanan dalam setahun.

Dari sisi produksi, pengelolaan makanan dilakukan secara profesional oleh unit jasa boga internal kampus.

Manajer Jasa Boga Aroemanis Catering PT UNDIP Maju, Kristi Febi Nugrahaningrum, menjelaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan standar higienis yang ketat.

“Dapur kami beroperasi dari hari Minggu hingga Kamis. Seluruh tim profesional terlibat langsung mulai dari proses pengolahan, pemilihan bahan baku, hingga penyusunan menu yang memenuhi standar sehat dan bergizi,” tuturnya.

Untuk menjaga kualitas, tim dapur menyusun menu bulanan dan berkoordinasi dengan pemasok bahan segar yang dikirimkan sehari sebelum pengolahan.

Setiap hidangan dirancang mengandung komposisi seimbang antara sayur, protein, dan karbohidrat guna memenuhi kebutuhan gizi mahasiswa.

Pengawasan mutu juga menjadi perhatian utama.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNDIP, Edy Surahmad, memastikan bahwa kontrol terhadap kandungan nutrisi dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami dari Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni senantiasa memantau komposisi nutrisi dalam Food Truck. Hal ini penting agar mahasiswa mendapatkan asupan yang seimbang untuk menunjang aktivitas akademik mereka,” jelasnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima, program ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja.

Mahasiswa yang terlibat sebagai kru lapangan mengaku mendapatkan pengalaman praktis di bidang food and beverage (F&B), sekaligus memperluas jejaring lintas fakultas.

Sementara itu, mahasiswa penerima manfaat turut merasakan dampak positif program ini.

Variasi menu yang ditawarkan, mulai dari olahan ikan hingga daging, dinilai membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian, terutama bagi mahasiswa perantau.

Program Food Truck UNDIP tidak hanya berlangsung di kampus utama Tembalang, tetapi juga menjangkau kampus UNDIP di Pekalongan, Jepara, Rembang, dan Batang melalui unit masing-masing.

Inisiatif ini menegaskan keseriusan UNDIP dalam menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses pendidikan.

Lebih dari sekadar bantuan, program Food Truck menjadi representasi nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial kampus dalam mewujudkan semangat “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat.”***

tag: berita


BERITA TERKAIT