UNDIP Gandeng Universitas Tiongkok, Luncurkan Program Double Degree Teknik Kimia

images

Nasional

Bintang

08 Apr 2026


SEMARANG (Jatengreport.com) — Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menjalin kerja sama akademik internasional dengan Beijing University of Chemical Technology (BUCT) melalui program double degree di bidang Teknik Kimia.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Agreement on Double Degree Program yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting, Selasa (7/4).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis UNDIP dalam memperluas jejaring global sekaligus memperkuat kualitas pendidikan berbasis standar internasional.

Program double degree tersebut mengusung skema 2+2, di mana mahasiswa akan menempuh dua tahun pertama di UNDIP dan melanjutkan dua tahun berikutnya di BUCT dengan kurikulum terintegrasi dari kedua institusi.

Rektor UNDIP, Suharnomo, menegaskan bahwa kolaborasi internasional merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

“Untuk menjadi universitas berkelas dunia, kemitraan global menjadi kunci dalam meningkatkan mutu akademik sekaligus memperluas kontribusi di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga membuka peluang luas untuk pengembangan riset bersama, pertukaran dosen, serta transfer teknologi.

“Melalui program double degree ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman akademik lintas negara yang memperkaya wawasan global, meningkatkan daya saing, serta membentuk kompetensi lulusan yang adaptif,” imbuhnya.

Sementara itu, Vice President BUCT, Wang Feng, menyambut positif kesepakatan tersebut. Ia menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam memperdalam hubungan akademik kedua institusi.

“Penandatanganan program double degree ini menjadi pencapaian penting dalam memperdalam kerja sama antar universitas. Lebih dari sekadar kesepakatan akademik, ini adalah komitmen bersama untuk mencetak talenta unggul di bidang teknik kimia dengan perspektif internasional,” katanya.

Menurutnya, program ini tidak hanya menyelaraskan kurikulum, tetapi juga memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok.

Ke depan, BUCT berharap kolaborasi dapat diperluas ke bidang riset, pertukaran dosen, serta integrasi antara dunia akademik dan industri.

Dalam implementasinya, kedua universitas sepakat untuk saling mengakui kredit akademik dan memberikan gelar sarjana dari masing-masing institusi bagi mahasiswa yang berhasil menyelesaikan program.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh pimpinan kedua universitas dan perwakilan fakultas, dilanjutkan dengan sesi diskusi pengembangan program ke depan.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pimpinan serta delegasi dari kedua institusi. Dari pihak UNDIP, hadir Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Wijayanto; Direktur Reputasi, Kemitraan dan Konektivitas Global Hadiyanto; serta Dekan Fakultas Teknik Jamari beserta jajaran.

Sementara dari BUCT, turut hadir sejumlah pimpinan fakultas dan pengelola program internasional.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai penghubung lintas negara, sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknik kimia yang siap menghadapi tantangan global.***

tag: berita


BERITA TERKAIT