IKA Undip Gelar Fun Walk Caring for Nation 2026, 2.500 Peserta Ramaikan Car Free Day Semarang
Jateng
Tim Jateng Report
15 Feb 2026
SEMARANG (Jatengreport.com) – Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) menggelar Fun Walk dalam rangkaian program Caring for Nation di kawasan Car Free Day Kota Semarang, Minggu pagi (15/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kepedulian sivitas akademika terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di Jawa Tengah.
Acara ini digagas bersama sejumlah perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Solo (UNS), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Tidar, dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tahun 2026 menjadi pelaksanaan tahun ke-6 dan kembali digelar di Semarang setelah sebelumnya berlangsung di Solo.
Wali Kota Semarang turut hadir dan membuka kegiatan secara simbolis. Kehadiran pemerintah kota memperkuat dukungan terhadap gerakan alumni dalam mendorong kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat.

Wakil Ketua Umum DPP IKA Undip, Setyo Maharso, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar olahraga bersama.
“Tujuannya bahwa kita peduli. Jadi sivitas akademika itu, perguruan tinggi peduli terhadap lingkungan, terutama masyarakat sesuai dengan tridharma perguruan tinggi.”
Ia menegaskan bahwa Fun Walk hanya menjadi media untuk mengumpulkan alumni dan masyarakat.
“Fun walk itu kan sebetulnya bukan inti tujuan utama. Tapi tujuan utama mengumpulkan, kita sharing olahraga sehat.”
Menurutnya, IKA Undip selama ini konsisten menjalankan program sosial di wilayah pesisir, khususnya Tambak Lorok.
“Kita fokus di Desa Tambak Lorok. Sudah dari yang nomor satu dulu. Pengadaan jamban sehat. Kemudian pengadaan air bersih. Untuk tema hari ini kita di stunting.”
Setyo juga menyinggung pentingnya konsep rumah sehat dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.
“Bahwa rumah sehat itu tidak harus rumah yang berlantai marmer, berlantai keramik. Tapi bahwa sirkulasi udaranya benar. Ada pencahayaan.”
Terkait isu stunting, ia menekankan pentingnya pencegahan sejak masa kehamilan.
“Stunting itu sebetulnya mulainya dari kandungan. Tidak bisa setelah lahir di bawah lima tahun.”
Ketua Bidang Organisasi DPP IKA Undip sekaligus Ketua Pelaksana Caring for Nation, Ki Agus Ardiansyah, menjelaskan teknis pelaksanaan Fun Walk tahun ini. Panitia menyiapkan 2.500 kaos dan tiket yang dibagikan gratis kepada peserta dengan sistem satu KTP untuk satu peserta.
“Kemarin itu saya bikin 2.500 kaos dan tiket. Habis, secara kuota habis. Tapi yang datang berapa kita tidak tahu.”
Ia memastikan sistem registrasi dilakukan langsung untuk menjaga transparansi dan keadilan.
“Kita buka sengaja benar-benar datang pakai KTP melalui daftar ini. Supaya daftarnya benar-benar orangnya benar.”
Menurutnya, model distribusi tiket dilakukan satu per satu untuk menghindari penyalahgunaan kupon.
“Langsung satu-satu. Dan ini cara yang paling fair.”
Ki Agus Ardiansyah juga menegaskan komitmennya dalam mengawal program Caring for Nation ke depan.
“Jadi saya yang dipercaya sekarang untuk menggawangi acara Caring for Nation. Insya Allah sampai 2026 selesai.”
Melalui Fun Walk ini, IKA Undip menegaskan komitmen alumni dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi secara nyata. Kegiatan olahraga bersama menjadi pintu masuk untuk memperkuat kolaborasi, membangun kepedulian sosial, serta mendukung program kesehatan masyarakat di Jawa Tengah.***