Dwi Sukses Jadi Misi Besar Semarang di Porprov 2026

images

Olahraga

Bintang

09 Apr 2026


SEMARANG (Jatengreport.com) – Kota Semarang menghadapi tantangan besar sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026. Tak hanya memburu prestasi, Semarang juga dituntut menyukseskan penyelenggaraan ajang olahraga empat tahunan tersebut.

Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa target dwi sukses tidak sekadar mengejar medali, tetapi juga meningkatkan kualitas atlet agar mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kami. Tapi porprov nanti jangan hanya mengejar prestasi meningkatkan jumlah medali emas, lebih jauh lagi bagaimana atlet/pemain Kota Semarang naik level ke nasional bahkan internasional,” ujarnya saat Rapat Kerja di Semarang, Kamis (9/4/2026).

Arnaz menyebut, seluruh atlet yang diturunkan merupakan hasil pembinaan internal melalui Program Semarang Emas (PSE). Saat ini, sebanyak 588 atlet tergabung dalam program tersebut.

“Mereka dipilih melalui seleksi yang ketat dan komprehensif. Kesuksesan pada Porprov XVI lalu tak lepas dari PSE ini. Jadi ini menjadi program strategis KONI Kota Semarang mencetak atlet andal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Semarang, Fravarta Sadman, menekankan pentingnya penyelenggaraan yang berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Bu Wali Kota minta agar penyelenggaraan porprov nanti harus berkelas. Artinya, tidak hanya prestasi tapi juga memberi dampak yang luas bagi masyarakat terutama ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, capaian Kota Semarang sebagai juara umum Porprov Jateng selama empat edisi berturut-turut menjadi modal kuat untuk kembali mempertahankan prestasi, sekaligus menjaga sportivitas.

“KONI harus menyiapkan langkah yang konkret dan strategis untuk mencapai harapan ini (juara umum). Pemerintah bersama KONI juga sedang menggodok soal bonus bagi atlet,” ujarnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, mengingatkan pentingnya perencanaan anggaran yang matang sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Jawa Tengah, Urip Sihabudin, menyebut seluruh daerah kini tengah mematangkan persiapan menghadapi Porprov XVII.

“KONI Jawa Tengah menjadikan porprov ini sebagai salah satu acuan persiapan PON XXII 2028. Dimulai dari babak kualifikasi pada 2027,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembinaan atlet di Jawa Tengah kini semakin diperkuat, termasuk melalui pendekatan sport science dan pembinaan usia dini di sekolah-sekolah.

“Kami mulai menyentuh pembinaan usia muda dengan masuk ke sekolah-sekolah. Selain itu juga menerapkan sport science lebih dalam lagi,” katanya.
 

tag: berita


BERITA TERKAIT