Menuju 2027, Sido Muncul Tata Ulang Manajemen Jelang Pergantian Generasi

images

Jateng

Bintang

31 Mar 2026


UNGARAN (Jatengreport.com) — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mulai mematangkan proses regenerasi kepemimpinan. Direktur perusahaan, Irwan Hidayat, memastikan transisi ke generasi penerus dilakukan secara bertahap, terstruktur, dan transparan, dengan target rampung pada 2027.

Irwan mengungkapkan, rencana pergantian pengurus telah dipublikasikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 17 Maret 2026. Ia kembali dipercaya memimpin sementara, terutama karena faktor pengalaman dan posisinya sebagai yang paling senior di antara anggota keluarga.

“Kenapa saya dipilih, karena saya paling tua. Tapi tugas saya hanya mengantar ke generasi penerus,” ujarnya.

Menurut Irwan, proses regenerasi kali ini jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya. Jika generasi pendiri hanya terdiri dari lima bersaudara, kini terdapat 13 anggota keluarga dari lima cabang keluarga yang akan terlibat dalam kepemimpinan.

“Kalau dulu kami berlima cukup saling tahu, cukup telepon. Sekarang sudah 13 orang dari lima keluarga, jadi harus ada aturan yang transparan,” jelasnya.

Dalam satu tahun ke depan, manajemen akan fokus menyempurnakan seluruh aspek perusahaan sebelum estafet kepemimpinan diserahkan.

Pembenahan dilakukan mulai dari regulasi internal, sistem produksi, keuangan, hingga aspek lingkungan agar memenuhi standar maksimal.

“Kami ingin menyerahkan perusahaan dalam kondisi sempurna, patuh 100 persen terhadap aturan. Jangan sampai ada celah saat diserahkan ke generasi berikutnya,” tegas Irwan.

Di sisi bisnis, perusahaan juga menyiapkan strategi penguatan kinerja melalui peningkatan penjualan dan ekspansi pasar global. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas pemasaran produk suplemen serta membuka kantor pemasaran di luar negeri.

“Kami dorong penjualan, terutama suplemen dan ekspor. Tahun ini kami fokus membangun kantor marketing di luar negeri,” katanya.

Untuk mendukung tata kelola perusahaan yang lebih modern, Sido Muncul juga tengah mengembangkan sistem digital berbasis monitoring real-time. Sistem ini memungkinkan seluruh aktivitas bisnis terpantau secara langsung tanpa menunggu laporan berkala.

“Kami buat sistem monitoring real time, jadi semua proses bisa langsung dikontrol, tidak menunggu laporan setelah kejadian,” imbuhnya.

Meski transisi kepemimpinan akan dilakukan dalam beberapa tahun ke depan, Irwan menegaskan para pendiri tidak akan serta-merta melepas perusahaan.

Pendampingan terhadap generasi penerus akan tetap dilakukan selama dua hingga tiga tahun setelah transisi.

“Kami tidak akan meninggalkan begitu saja. Tetap kami dampingi agar transisi berjalan baik,” ujarnya.

Terkait kepemimpinan, Irwan menilai posisi CEO idealnya tetap dipegang oleh keluarga selama memiliki kompetensi yang memadai. Menurutnya, pemilik perusahaan memiliki tingkat tanggung jawab dan komitmen yang lebih tinggi dibandingkan profesional eksternal.

“Kalau dari keluarga mampu, lebih baik dari keluarga. Tidak ada yang lebih total daripada pemilik,” tandasnya.

Ia memastikan seluruh calon penerus telah dibekali pendidikan dan pengalaman yang cukup, bahkan sebagian memiliki rekam jejak kerja antara 15 hingga 25 tahun.

“Semua berpendidikan baik dan punya pengalaman panjang, jadi tidak diragukan,” pungkasnya.***

tag: berita


BERITA TERKAIT