Halalbihalal Bersama Komdigi, PWI Jateng Teguhkan Peran Edukatif Pers

images

Jateng

Bintang

15 Apr 2026


SEMARANG (Jatengreport.com) – Momentum Halalbihalal dimanfaatkan insan pers untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran strategis media dalam membangun persepsi publik yang sehat. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Digital (Komdigi) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, mengajak wartawan untuk menghadirkan narasi positif, akurat, dan mencerahkan di tengah derasnya arus informasi.

Ajakan tersebut disampaikan Agung saat menghadiri Halalbihalal Keluarga Besar PWI Provinsi Jawa Tengah di Gedung Pers Jateng, Semarang, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, perbedaan persepsi di tengah masyarakat merupakan hal yang tak terhindarkan. Karena itu, pers memiliki peran penting dalam menjernihkan persoalan yang muncul agar publik memperoleh pemahaman yang utuh.

''Yang namanya persepsi itu kadang beda-beda. Apa yang kita lakukan, orang lain akan selalu memiliki celah untuk mengkritiknya. Saya sering ambil contoh kisah klasik anak, ayah, dan seekor kuda. Kalau ayahnya yang naik dan anaknya yang menuntun kuda, persepsi orang menganggapnya tak sayang anak. Demikian sebaliknya si anak dinilai kurang ajar kalau ayahnya yang menuntun kuda. Begitu dua-duanya tak naik, komentarnya nduwe jaran kok ora ditumpaki,'' kata Agung yang hadir sekaligus mewakili Sekda Jateng Sumarno.

Ia berharap kemitraan antara PWI dan Komdigi Jawa Tengah terus terjalin erat, terlebih berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) wartawan telah berjalan secara berkelanjutan.

Acara yang mengusung tema “Like Maaf, Share Manfaat” ini dihadiri Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana beserta jajaran pengurus, Dewan Kehormatan PWI, serta sejumlah tokoh dan mitra strategis.

Hadir pula Ketua Komisi Informasi (KI) Jateng Indra Ashoka Mahendrayana, Wakil Ketua KI Setiadi bersama anggota KI M Asrofi, anggota Bawaslu Jateng Sosiawan, Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono, serta perwakilan mitra kerja seperti Semen Gresik dan BNI Wilayah 05 Semarang.

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa kental dengan kehadiran para wartawan senior, termasuk mantan Ketua PWI Jateng Soetjipto, serta Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Jateng Umy Rokhafifa bersama anggota.

Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, yang akrab disapa Iwan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan keluarga besar PWI, khususnya para senior yang terus memberikan arahan dan teladan dalam menjaga marwah organisasi.

Ia menegaskan, profesi wartawan sejatinya mengemban tanggung jawab moral dalam menjalankan fungsi amar ma’ruf nahi munkar. Tema Halalbihalal tahun ini, menurutnya, mencerminkan semangat tersebut.

''Semoga halalbihalal ini makin meningkatan ikatan persaudaraan kita, kekompakan kita, kekeluargaan kita. Maturnuwun semuanya. Semoga acara ini memberikan keberkahan dan kebaikan bukan hanya bagi wartawan, tapi seluruh mitra yang selama sangat respek kepada PWI,'' ujar Iwan.

Pada puncak acara, tausiah disampaikan oleh Gus Ahmad Mundzir, Direktur NU Online Institute, yang menegaskan nilai spiritual dalam profesi jurnalistik. Ia merujuk pada Surat An-Naba sebagai legitimasi bahwa menyampaikan berita merupakan tugas mulia.

"Nabi membawa berita penting untuk menjawab isu-isu viral di Makkah kala itu. Pers hari ini punya peran serupa: menjawab kegelisahan publik dengan kebenaran," pungkas Gus Mundzir. **
 

tag: berita


BERITA TERKAIT