TMMD ke-127 di Desa Gedong, Sinergi TNI dan Pemkab Kendal Percepat Pembangunan

images

Jateng

Eko Purwanto

27 Feb 2026


KENDAL (Jatengreport.com) – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad Kolonel Kav Zubaedi, S. Sos., M. M apresiasi terhadap pelaksaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0715/Kendal di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kamis (26/2/2026).

Sinergi kuat antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mempercepat pembangunan desa secara terukur, akuntabel, dan tepat sasaran.

Kolonel Kav Zubaedi, S.Sos., M.M. mengatakan, kunjungannya ini untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai perencanaan serta selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Kunjungan ini hanya ingin memastikan program lintas sektoral ini berjalan sesuai kearifan lokal wilayah, dengan penggunaan anggaran yang tepat guna, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Kolonel Zubaedi.

Kolonel Kav Zubaedi mengapresiasi atas komitmen Pemkab Kendal yang memberikan dukungan nyata, termasuk peningkatan alokasi anggaran untuk mendukung suksesnya TMMD ke-127.

 

“Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya Pemda yang telah mendukung program TMMD dengan peningkatan anggaran yang disediakan,” katanya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permatasari,  menyambut baik kunjungan Tim Wasev dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai target.

“Alhamdulillah rangkaian kegiatan TMMD berjalan lancar untuk pembangunan sudah 80 persen. Kami berharap seluruh pelaksanaan program dengan sasaran fisik, dapat terselesaikan sebelum 11 Maret saat penutupan,” harap Bupati.

Sementara itu, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setiawan, menjelaskan, pemilihan Desa Gedong sebagai lokasi TMMD didasarkan pada kebutuhan mendesak pembangunan infrastruktur serta dorongan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan TMMD dengan sasaran fisik sudah mencapai di atas 50 persen. Dalam satu minggu ke depan kami bisa mencapai 100 persen. Minggu terakhir akan difokuskan untuk tahap finishing dan persiapan penutupan,” tutur Dandim.

Dikatakannya, TMMD bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud gotong royong terstruktur antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan pengawasan ketat serta dukungan anggaran yang meningkat, pelaksanaan program berjalan dalam koridor akuntabilitas dan efektivitas.

"Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Daerah yang sudah mensupport anggaran dan alhamdulillah tahun ini bantuan dari Pemerintah naik, " ujarnya.

Kepala desa Gedong Kecamatan Patean Suwarno mengucapkan terimakasih kepada TNI bersama Pemerintah Daerah sudah memilih Desa Gedong sebagai tempat pelaksanaan TMMD.

"Dengan bantuan ini sangat membantu perekonomian masyarakat, pasalnya jalan tersebut merupakan akses termudah. Disampaikannya, bahwa jalan itu sudah ada namun masih berupa jalan tanah namun dengan hadirnya TMMD ini jalan semakin bagus, " Jelasnya. (eko)

tag: berita


BERITA TERKAIT