DPD PSI Kota Semarang Gelar Solidarity Mini Soccer Cup 2026, 16 Tim Ramaikan Kompetisi
Olahraga
Tim Jateng Report
25 Jan 2026
SEMARANG (Jatengreport.com) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia Kota Semarang menyelenggarakan Solidarity Mini Soccer DPD PSI Cup 2026 di Singosari Sport Arena PIP Semarang, Minggu (25/1). Turnamen mini soccer yang berlangsung dari pagi hari hingga malam hari tersebut, digelar sebagai ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas masyarakat.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam komitmen DPD PSI Kota Semarang untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan olahraga yang inklusif dan membangun. Turnamen mini soccer diikuti oleh 16 tim dari komunitas, organisasi kepemudaan, relawan, dan beberapa perwakilan masyarakat di berbagai kecamatan di Kota Semarang.
Adapun tim yang ambil bagian dalam Solidarity Cup 2026 antara lain Gajah Selatan FC, Istiqomah FC, Bajabug FC, Zayn FC, Winwin Solution FC, Sakjose Ngapain Repot FC, GK FC Jagoan, Buyar FC, Mandala United FC, Sembarang FC, OMK St. Paulus FC, AM Comeback, Markentir FC, Teletabis FC, Semarang Gangster, dan Gresco FC.
Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo, menyampaikan bahwa Solidarity Cup 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Jadi dari acara ini kami bisa berhasil mengambil hikmah, bahwa untuk menuju kemenangan di butuhkan kekompakan kesolidan serta kerjasama tim, nah ini nilai yang bisa kami petik pada kegiatan hari ini, Dari 16 tim kami berhasil tuntaskan, kami berhasil selesaikan dengan di ambil juara 4, yaitu, juara 1, juara 2 dan 3 bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, Solidarity Cup 2026 merupakan turnamen perdana yang direncanakan menjadi agenda tahunan DPD PSI Kota Semarang. Menurutnya, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong gaya hidup sehat sekaligus menjadi wadah pencarian bibit muda di bidang olahraga.
Ketua Panitia Solidarity Cup 2026, Aji, menjelaskan bahwa sebagian besar peserta adalah warga Kota Semarang. Karena adanya antusiasme peserta, panitia memperbolehkan para peserta berdomisili di Semarang meski memiliki KTP luar kota.
“Awalnya kita rencananya untuk tim yang ber KTP Semarang, tapi pendaftarannya banyak yang antusias, jadi kami buka untuk domisili Semarang tapi KTP luar kota mas, tapi juga setelah saya cek, peserta rata-rata ber KTP Semarang,” ujar Aji.
Pertandingan final mempertemukan Zayn FC dan Markentir FC. Pada laga penentuan tersebut, Zayn FC keluar sebagai juara pertama dengan skor 5–2. Sementara itu, posisi juara bersama diraih oleh Buyar FC dan Mandala United FC.
Salah satu pemain Zayn FC, Erik, menyampaikan bahwa kemenangan timnya ditentukan oleh kekompakan dan kenyamanan bermain antaranggota tim.
“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa melalui laga ini dengan baik bersama tim saya, intinya untuk bermain sepakbola, harus kompak dan janga egois. Jujur kami ini tidak pernah latihan sama sekali, karena kami semua bekerja, kami hanya kalau ketemu sering guyonan, bercandaan, nah hingga akhirnya kenyamanan itulah yang dapat membawa kami bisa menang di Tournament ini,” kata Erik.
Selama pelaksanaan turnamen, peserta dan penonton mengapresiasi penyelenggaraan Solidarity Cup 2026 yang dinilai tertib dan menjunjung tinggi sportivitas. Melalui kegiatan ini, DPD PSI Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat Kota Semarang.***
tag: jateng